Ada yang berbeda di SD percik hari ini. Pagi yang mendung, hujan rintik-rintik , tak menyurutkan semua keluarga besar SD percik untuk mensuskseskan acara yang telah dipersiapkan beberapa hari sebelumnya. Terlihat para guru sibuk berkordinasi dengan para orang tua yang akan menjadi nara sumber di seluruh kelas. Para siswa datang dengan ornamen dan hiasan tertentu. Begitu pula para seksi acara dan konsumsi, mereka hilir mudik di ruang perpustakaan untuk menjamu para tamu dengan secangkir kopi atau teh hangat. Kue-kue dan bubur sum-sum di tata apik dimeja. Ehm, sudah pasti sedap alias mantap.

Tepat jam 7.30 Wib, acara dimulai. Para wali kelas mempersiapkan seluruh siswa siswinya di kelas. Para pendukung acara dan nara sumber bergerak ke kelas yang telah ditetapkan. Wah, pemandangan yang menarik melambangkan sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua. Apa sih sesungguhnya yang menjadi tujuan acara “Career Day”?

SD “Percik” adalah sekolah swasta nasional yang mencetak para penerus bangsa. Dengan acara “Career Day”, SD “Percik” berharap anak didiknya dapat memiliki wawasan dan gambaran tentang suatu profesi tertentu. Tentu saja hal ini sangat bermanfaat. Pertama, anak-anak dapat mengetahui pekerjaan apa yang akan menjadi impian mereka. Kedua, mereka mengetahui apa dan bagaimana persiapan yang mereka harus lakukan agar cita-cita itu tercapai. Dan yang terpenting dari acara ini adalah menumbuhkan rasa hormat anak-anak terhadap orang tua karena mereka dapat melihat arti sebuah pekerjaan dari seseorang. Arti sebuah kerja keras dan arti sebuah tanggung jawab akan sebuah profesi. Sungguh menakjubkan.

Acara “Career Day” terbagi menjadi dua sesi. Di setiap sesi, diisi oleh satu atau dua nara sumber. Nara sumber sendiri adalah orang tua siswa siswi SD “Percik”. Ada dua manfaat dari penunjukkan nara sumber seperti ini. Pertama, orang tua mempunyai kesempatan melihat langsung bagaimana siswa belajar di sekolah. Kedua, orang tua dapat menjalin silaturahim dan komunikasi yang baik dengan pihak sekolah. Seperti kata pepatah ya!, “tak kenal maka tak sayang.” Setelah para nara sumber selesai dengan acaranya masing-masing, ada cindera mata yang merupakan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada para nara sumber karena telah meluangkan waktu mereka untuk anak SD “Percik”. Seperti yang kita ketahui bersama, hampir semua orang tua memiliki tingkat kesibukan yang lumayan padat. Sekali lagi terimakasih ya Bunda, Yanda!. Semoga terus bisa menghadiri acara-acara di sekolah lagi.

Acara di akhiri dengan sesi foto-foto. Heboh sekali. Senyum yuk! Yang manis dong! Ups, gayanya mana….? Pak Iwan super sibuk menjepretkan kamera kekiri-kanan. Nah, Lihat saja foto-fot berikut, pasti seru dilihat. Acara hari ini menambahkan satu kenangan manis setiap keluarga besar SD “Percik”. Semoga acara yang serupa dapat dilaksanakan kembali dan mencapai sasaran yang diharapkan. Anak didik dapat diantarkan ke gerbang kesuksesan. I Love you full “Percik”.