MY FIRST CAREER DAY AT SD PERGURUAN “CIKINI”

“BERIMAJINASI LEWAT DONGENG DI KELAS 3B”

18 FEBRUARI 2008

Ini adalah pengalaman pertamaku merasakan salah satu moment di SD Perguruan “Cikini yang disebut dengan “Career Day/Parents Day”. Awalnya acara ini masih sangat abstrak bagiku karena ketika breefing oleh Kepala Sekolah, aku malah disuruh inval Top 10 pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 6C karena Bu Minah, guru Bahasa Indonesia kelas 6 yang sekaligus wali kelas 6B, harus mengikuti breefing tersebut. Yang jelas, aku bersama Pak Arfan mendapat tanggung jawab mengoordinasikan pemberian plakat, souvenir, dan piagam bagi para narasumber dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.

Pada pagi hari pelaksanaan ternyata bumi sekolah kami diguyur hujan cukup lebat sampai-sampai aku dan motorku basah kuyup. Guru-guru yang lain juga banyak yang kehujanan. Namun, Alhamdulillah ternyata narasumber datang satu per satu dan acara dapat berjalan dengan lancar. Semua narasumber dikumpulkan dan dijamu di ruang perpustakaan. Usai acara perwalian, narasumber sesi pertama masuk ke kelas masing-masing. Aku tak bisa “sight seeing” ke kelas-kelas karena sibuk mengatur pendistribusian souvenir, plakat, dan piagam kepada panitia (orang tua siswa). Menjelang istirahat, aku baru bisa menikmati jamuan yang begitu menggugah selera. Ada kopi, teh, kue-kue kering, kue-kue basah, bubur sumsum, ketan hitam, serabi, dll. Pokoknya ruuuarr… biasa! Mantap surantap hehe… lezat!

Tiba-tiba aku mendapat ide untuk meminta kesan dan pesan kepada beberapa narasumber dan siswa mengenai acara “Career Day” ini sebagai bahan untuk mading utama. Aku meminta bantuan Bu Tia, lalu ia mengantarku ke kelas 3B. Di sana—pada sesi 3—anak-anak sedang asyik menyimak  Pak Joey, sang pendongeng dengan banyak bonekanya yang lucu-lucu. Bu Aida, wali kelas 3B, lalu membagi kelompok agar anak-anak dapat menciptakan dongeng sendiri bersama kelompoknya yang akan dipentaskan bergantian di depan kelas. Tak kusangka ternyata anak-anak sangat kreatif membuat cerita yang cukup menghibur bagi guru dan orang tua yang ada di ruang tersebut.

Terlihat bahwa dongeng memang dapat mengembangkan daya imajinasi anak dan mendongeng dapat melatih kepercayaan diri serta kemampuan anak berbicara di depan orang banyak.

Kemudian, aku meminta dua orang pembicara sebelumnya di kelas 3B, yaitu Ibu Ati (perangkai bunga) dan Pak Joe (Chef) untuk menuliskan pesan dan kesannya mengenai acara “Career Day” ini. Kedua narasumber yang menyekolahkan anaknya di SD “Percik” ini mengaku sangat senang melihat keceriaan dan semangat anak-anak dalam acara “Career Day” ini. Masa kanak-kanak adalah masa yang sangat menyenangkan. Dengan acara “Career Day” anak-anak dapat mengetahui seluk-beluk beberapa jenis pekerjaan orang tua.

Di kelas lain ternyata tak kalah seru. Ada yang mendatangkan dokter, pengusaha, psikolog, pemadam kebakaran,  bahkan artis dan anggota DPR juga dating, yaitu Arie Dagink dan Wanda Hamidah. Mereka juga mengaku senang diundang pada acara ini.

Acara Career Day tahun ini terbilang sukses. Anak-anak juga mengaku sangat senang dengan program tahunan SD “Percik” ini dan berpesan bahwa acara ini harus diselenggarakan setiap tahun. Aku pun berharap demikian. Sungguh, hari yang sangat menyenangkan….

Penulis : Trie Khaerunnisa, S.Pd.